16
Sat, Oct

Sejak 2014, Banjir Bandang Datang Tiap Tahun di Dukuhseti

Foto: Clakclik.com

Peristiwa
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Dukuhseti, Clakclik.com—Diantara temuan kajian banjir di wilayah Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah yang dilakukan oleh Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kec. Dukuhseti bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Pati (27-30/9/2021) adalah bahwa sejak tahun 2014 hingga 2021, banjir bandang selalu menghampiri warga Dukuhseti.

Baca juga: https://www.clakclik.com/inspirasi/1834-bpbd-pati-besama-f-prb-desa-petakan-ancaman-banjir-di-dukuhseti

Baca juga: https://www.clakclik.com/identitas/33-instansi/1825-siaga-bajir-bpbd-pati-kembangkan-mastana-di-kecamatan-dukuhseti

Fasilitator Kajian Risiko Bencana Wivaqussaniyyah mengatakan dari hasil kajian ditemukan bahwa intensitas dan frekwensi banjir bandang di Dukuhseti terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Selama delapan tahun sejak 2014-2021, hanya tahun 2015 yang tidak banjir. Karakter banjirnya di Dukuhseti banjir bandang; arusnya kuat dan cepat surut, namun daya rusaknya tinggi,” kata Wiva.

Ketua II FPRB Kecamatan Dukuhseti M. Zainal Arifin menilai diantara penyebab banjir bandang di wilayahnya adalah terkait dengan terjadinya pendangkalan dan penyempitan sungai akibat sedimentasi.

“Selain pendangkalan dan penyempitan sungai, sejumlah tanggul juga ada yang jebol, ada yang terlalu pendek. Sedangkan di wilayah hulu hutan masih gundul dan terjadi alih fungsi lahan,” terang Zainal.

Zainal berharap dengan adanya kajian yang dilakukan pihaknya bersama BPBD Pati, para pihak terkait segera merespon untuk mendukung kerja-kerja pengurangan risiko bencana. (c-hu)