16
Sat, Oct

Awas, Tertipu Hoax Kesehatan

Ilustrasi/Clakclik.com

Inspirasi
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Tidak hanya isu politik, hoax juga melanda pada isu kesehatan.

Berikut 4 hoax kesehatan populer yang banyak beredar di masyarakat terutama melalui grup-grup media sosial seperti Whatsapp dan Facebook: 

1.    Jus bikin sehat

Informasi yang menyatakan bahwa sering minum jus bermanfaat bagi kesehatan adalah hoax. Faktanya; dalam proses pembuatan, jus banyak mengandung gula tambahan. Buah lebih bermanfaat dimakan saat ia berbentuk buah, ketimbang dijus. (Sumber: The 8 Biggest “healthy” Food Hoaxes of All Time, The Huffington Post, 2015)

2.    Jengkol anti kanker

Informasi yang berseliweran di social media menyebutkan bahwa makan jengkol bisa menyembuhkan kanker. Informasi tersebut adalah hoax.
Faktanya; benar bahwa kandungan jengkol dapat memberi efek antikanker. Tapi bukan pada jengkolnya, namun ekstrak jengkol yang sudah diekstraksi dengan alcohol di laboratorium.
Kebanyakan makan jengkol justru bisa membuat kita kelebihan asam jengkolat yang memicu gagal ginjal. (Sumber: dr. Tan Dhot Yen)

3.    Makan cokelat dan mi instan bikin keracunan

Beredar kabar bahwa makan cokelat dan mi instan dapat membuat tubuh keracunan, sehingga seluruh panca indra mengeluarkan darah. Padahal faktanya sesuai penelitian laboratorium menunjukkan bahwa produk mi instan yang terdaftar dan dipasarkan di Indonesia memenuhi standar keamanan untuk di konsumsi. (Sumber: Kemenkes RI)

4.    Minum air dingin setelah makan memicu kanker

Dikabarkan bahwa minum air dingin bisa memadatkan minyak pada makanan, sehingga minyak itu akan melapisi usus yang berdampak pada timbulnya kanker. Informasi tersebut adalah hoax. Dilansir dari BBC Science and Nature, suhu alami tubuh manusia akan membuat semua makanan yang masuk ke lambung memiliki temperaatur yang sama; meskipun pada saat masuk mulut makanan dan minuman bersuhu panas ataupun dingin. (Sumber: kemenkes RI)

 

Clakclik.com; dari berbagai sumber

Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.