24
Mon, Jun

Kemarau, Ratusan Hektar Tanaman Padi di Pucakwangi Terancam Mati

Foto: Clakclik.com

Peristiwa
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Pati, Clakclik.com--Ratusan hektar tanaman padi di wilayah Kecamatan Pucakwangi, Pati, Jateng yang masih dalam masa pertumbuhan mengalami kekeringan dan terancam mati.

Pantauan Clakclik.com pada Rabu-Kamis (15-16/5/2024) menemukan bahkan sebagian sudah ada yang menguning dan kerdil, tidak tumbuh normal disebabkan kekurangan air.

Menghadapi persoalan ini, sebagian petani berikhtiar dengan mengambil air di sungai menggunakan mobil truk bak terbuka dan diberi lapisan plastik terpal.

Petani Pucakwangi sedang mengambil air dari sungai dengan cara dipompa dan ditampung diatas truk terpal untuk diangkut ke sawah untuk menyiram tanaman padi, Kamis (16/5/2024) / Clakclik.com

"Sebagian besar sawah lahan padi di Pucakwangi jauh dari sungai. Ada embung tapi terbatas airnya dan jumlahnya. Kalau tidak mengambil tindakan begini, dijamin kami tidak panen," kata Warsito, salah satu petani yang sedang mengambil air menggunakan mobil truk berterpal di sungai masuk Desa Sokopuluhan, Pucakwangi, Kamis (16/5/2024).

Menurut Warsito petani padi di Pucakwangi sudah puluhan tahun bermasalah dengan ketersediaan air pertanian dan berdampak pada tanaman padi gagal tumbuh hingga mati dan gagal panen.

"Masalah seperti ini sudah terjadi puluhan tahun disini. Tidak ada yang peduli. Petani yang mengurus sendiri. Ya karena sudah terlanjur mengeluarkan modal banyak. Ambil air di sungai pakai truk terpal ini juga butuh modal tambahan," tambahnya. (c-hu)