24
Mon, Jun

Masuki Usia ke-15, Jampisawan Kembangkan Program Ketahanan Pangan Komunitas

Foto: Clakclik.com

Komunitas
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Pati, Clakclik.com--Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana atau yang lebih populer disebut Jampisawan baru saja merayakan ulang tahun yang ke-15 pada Senin, 20 Mei 2024.

Ulang tahun yang diselenggarakan dengan sederhana itu digelar di rumah salah satu anggotanya di Desa Jambean Kidul Kecamatan Margorejo, Pati. Meskipun sederhana, ada hal menarik dalam rangkaian acara tersebut, yakni launching "Beras Jampisawan".

Tim pengelola "Beras Jampisawan" sedang menimbang beras untuk keperluan packing, Senin (20/5/2024).  Jampisawan merencanakan beras produksinya akan dipacking dengan ukuran 2,5 kg, 5 kg, 10, kg, dan 15 kg/ Foto Clakclik.com

Juru Bicara Jampisawan Ari Subekti menjelaskan bahwa "Beras Jampisawan" ini merupakan ikhtiar organisasi untuk membangun ketahanan pangan organisasi melalui penyediaan beras berkualitas baik dan terjangkau baik untuk keluarga besar Jampisawan sendiri maupun jejaringnya dari beragam latar belakang.

"Sebagian anggota kami bukan petani. Selama ini sering mengalami masalah dalam mengakses bahan pangan dasar terutama beras. Baik terkait harga yang fluktuatif, kualitas beras yang buruk, hingga kesulitan mendapatkannya. Dengan program "Beras Jampisawan" ini harapannya masalah-masalah itu bisa teratasi. Untuk pertama kali ini memang kami fokus ke beras dulu," terang Ari Subekti disela-sela acara ultah dan launching itu.

Ketua Jampisawan Sunhadi menambahkan selain program "Beras Jampisawan" organisasinya juga bertekad menyelenggarakan secara rutin acara "Ngaji Tani" yang selama ini tidak ada yang mengelola.

Husaini atau Pak Hu dan Kiai Ali Musthofa yang merupakan host dan narasumber "Ngaji Tani" terlihat hadir dalam acara ulang tahun ke-15 Jampisawan, Senin (20/5/2024) / Dok. Jampisawan

"Ngaji Tani itu awalnya dikelola oleh kawan-kawan Gerbang Tani, lalu dalam perkembangannya kegiatan itu tidak dilanjutkan. Sejumlah teman pengurus Jampisawan yang juga anggota Gerbang Tani secara pribadi berinisiatif mengelolanya. Nah, mulai sekarang "Ngaji Tani" akan dikelola Jampisawan," jelas Sunhadi.

Sunhadi menambahkan, "Ngaji Tani" yang dikelola Jampisawan dengan Host Husaini yang lebih populer dengan Pak Hu dan narasumber Kiai Ali Musthofa, kiai sekaligus praktisi pertanian selaras alam ini kegiatannya tidak hanya ngaji, namun juga melayani konsultasi dan pelatihan secara langsung kepada masyarakat. (c-hu)

Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.