23
Sun, Jun

PENTINGNYA MEWUJUDKAN TOLERANSI DI INDONESIA

Ilustrasi / Clakclik.com

Opini
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Oleh: Sumiyatun; Anggota Kelompok KKN-MDR Madukara IPMAFA 2020

“Bhinneka Tunggal Ika: Berbeda-beda tetapi tetap satu jua.” Itulah semboyan negara kita, Negara Indonesia. Dari semboyan ini kita tahu bahwa Negara Indonesia memiliki banyak sekali keberagaman. Keberagaman ini terdiri dari beragam agama, budaya, ras, suku dan etnis. Keragaman ini menciptakan keunikan karena masing-masing memiliki ciri khas dan keindahnnya sendiri-sendiri.

Akan tetapi tidak jarang juga dari keragaman ini menimbulkan berbagai konflik dan permasalahan. Konflik dan permasalahan yang kerap muncul diakibatkan karena sikap intoleransi dan diskriminasi, terutama berkaitan dengan agama. Mengingat Indonesia memang memiliki banyak sekali keragaman agama seperti, Islam, Kristen, Buddha, Hindu, dan Kong Hu Chu.

Nah, dari sini agar tidak terjadi konflik-konflik terutama konflik beragama maka penting sekali untuk menumbuh toleransi. Toleransi dibutuhkan pada sesama masyarakat Indonesia agar masyarakat bisa saling menghargai, bisa saling membantu satu sama lain tanpa memandang suku, agama, ras dan antar golongan.

Toleransi secara luas merupakan sikap atau perilaku manusia yang menghargai dan menerima perbedaan atas berbagai perilaku, budaya, agama, dan ras yang ada di dunia ini. Toleransi adalah keniscayaan bagi bangsa majemuk dengan berbagai latar belakang suku, agama dan ras seperti Indonesia. Pada intinya toleransi merupakan sikap yang mampu dan mau menerima serta bisa menghargai segala perbedaan yang ada termasuk sikap menerima dan menghargai akan keragaman agama.

Untuk mewujudkan toleransi berbagai hal yang bisa dilakukan adalah:

1. Menghargai Perbedaan

Karena perbedaan merupakan sebuah keniscayaan dan perbedaan adalah sebuah hal yang pasti maka penting sekali bagi kita untuk menghargai perbedaan.

Menghargai perbedaan dilakukan sesuai norma dan hukum yang berlaku di masyakat dan negara. Bila ada perbedaan, melakukan musyawarah untuk mencapai mufakat adalah jalan terbaik. Sedari dini, perlu ditumbuhkan sikap menghormati lain dengan baik tanpa memandang usia, agama, ras, dan budaya.

2. Menumbuhkan Rasa Nasionalisme

Sebagai bagian dari warga Negara Indonesia, baiknya kita tidak hanya sekadar tahu dan hapal isi pancasila, namun juga paham makna dari setiap silanya. Seperti dalam sila pertama Pancasila, aspek agama disebut pertama kali. Hal ini merupakan pertanda bahwa agama merupakan salah satu kebebasan manusia untuk meyakini apa yang diyakininya.

Selain itu, kita sebagai warga Negara Indonesia harus berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila di setiap kegiatan yang kita lakukan. Mengingat bahwa Pancasila merupakan dasar dan ideologi negara. Selain memahami Pancasila, mengingat semboyan Negara Indonesia yang berbunyi “Bhinneka Tunggal Ika” itu juga dirasa sangatlah perlu. Semboyan tersebut bermakna bahwa dengan segala perbedaan yang ada tak lantas membuat kita terpecah-belah begitu saja. Berbeda-beda namun tetap satu

3. Menjalin Silaturahmi Antar Umat Beragama

Menjaga silaturahmi antar umat beragama sangatlah penting. Kita harus menjalin hubungan dan komunikasi yang baik antar umat beragama satu dengan umat beragama lainnya. Dalam menjalin komunikasi penting juga sesekali kita sharing dan diskusi. Supaya kita tahu seperti apa ajaran dari agama-agama lainnya. Nah, dari sharing dan diskusi ini kita bisa memiliki wawasan dan pikiran kita bisa terbuka luas. Dengan wawasan dan pikiran kita terbuka luas rasa saling curiga, perilaku menghakimi orang atau kelompok lain, serta sikap intoleransi tak terjadi.

4. Berbicara Dengan Santun

Dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat kita harus selalu berbicara menggunakan bahasa yang baik dan santu. Hindari berteriak dan memaki, selalulah bersikap mampu menyesuaikan diri dengan tata aturan yang berlaku dengan adat, yang bersumber dari masyarakat atau dari lingkungan masyarakat yang bersangkutan.

5. Toleransi Saat Umat Lain Beribadah

Sebagai individu, kita perlu menanamkan toleransi saat orang lain beribadah menurut kepercayaanya, jika kita tidak ingin diusik maka kita tidak boleh mengusik orang lain.

6. Tidak Memaksakan Kehendak

Dalam kehidupan sehari-hari kita harus selalu bisa menghargai orang lain. Kita tidak boleh menjadi orang yang egois. Kita harus mampu mengendalikan diri kita terhadap sikap-sikap yang tidak sesuai norma masyarakat, seperti pamer, bergunjing dan memaksakan kehendak.

Kita harus bisa menghargai hak asasi tertinggi orang lain termasuk menghargai hak orang lain dalam memilih dan menentukan agama dan kepercayaannya sendiri. Selain itu, hak pribadi orang lain yang diatur undang-undang adalah hak mengelurakan pendapat sesuai norma hukum.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan toleransi. Jangan sampai karena adanya perbedaan, Indonesia menjadi terpecah belah. Karena pada hakikatnya negara Indonesia adalah negara yang tidak hanya memiliki banyak sekali keragaman agama, namun juga budaya, bahasa, suku, dan ras.

Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.